Monday, November 18, 2013

Pangeran Sambernyawa Muncul di Malam Tirakat Jamasan Pusaka Mangkunegaran

info SELOGIRI - WISATA BUDAYA - Menjelang ritual jamasan pusaka keramat peninggalan Mangkunegara I di Selogiri dilaksanakan 2 (dua) kegiatan yaitu Mandhaping Pusaka Mangkunegaran dan Malam Tirakat.

Pusaka keramat peninggalan Pangeran Sambernyawa diturunkan Sabtu malam ato malem Minggu bro... tanggal 16 Nopember 2013 jam 19:00 WIB. Ketiga pusaka Kyai Karawelang, Kyai Totog, dan Kyai Jaladara di serahkan oleh pangarsa HKMN Suryosumirat cabang Selogiri yaitu Mulyanto, S.Kar.

Pusaka Keramat Tugu Ireng Selogiri
Pusaka Keramat Tugu Ireng Selogiri
Keris Kyai Karawelang diterima Camat Selogiri Drs. Bambang Haryanto, MM, Kyai Totog dipegang Juru Kunci Petilasan Menggung Kudanawarsa Mas Ngabehi Mulyanto Sigit Raharjo, sedang Kyai Jaladara dipercayakan pada Juru Kunci Petilasan Pangeran Sambernyawa yaitu Yoko. Diiring delapan Dhomas SMPN 1 Selogiri beserta segenap jajaran Muspika Kecamatan Selogiri, pusaka keramat tersebut dikirab mengelilingi Kompleks Taman Tugu Pusaka Selogiri selanjutnya dipajang pada Pendapa Kecamatan Selogiri untuk dilakukan Ritual Tirakat semalam suntuk.

Nah, pada acara Malam Tirakat ini bro.... pak Bambang Haryanto mengemas Mandhaping Pusaka Mangkunegaran menjadi sebuah acara akbar Wisata Budaya berupa Pentas Seni Tari. Trus dimana kehadiran Pangeran Sambernyawa? (sabar dulu bro....)

Pada acara Malam Tirakat Jamasan Pusaka Mangkunegara I ini, Ketua Himpunan Kerabat Mangkunegara (HKMN) Suryosumirat Cabang Selogiri Mulyanto, S.Kar meluncurkan buku Jejak Pahlawan Raden Mas Said. Secara simbolis buku diserahkan kepada Kepala Dinas Budparpora Kabupaten Wonogiri Sentot Sujarwoko, SH.

Drama Tari Pangeran Sambernyawa
Drama Tari Pangeran Sambernyawa
Sekarang siap-siap bro.... *jangan kaget atas kemunculan Pangeran Sambernyawa (hehe lebay dikit). Nah, ternyata Dinas Budparpora Kabupaten Wonogiri telah bekerjasama dengan Ikatan Alumni Akademi Seni Karawitan (ASKI), Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), Isnstitut Seni Indonesia (ISI) yang berasal dari Wonogiri. Alumni ASKI, STSI, dan ISI berkolaborasi dengan Sanggar Tari Darma Giri Budaya Wonogiri dan Sanggar Tari Sahwahita dari Selogiri menggelar berbagai hiburan tari-tarian.


Tari Bambangan Cakil
Tari Bambangan Cakil
Berbagai macam tari-tarian; beksan gambyong, beksan kaprajuritan, beksan jaranan, beksan indang badindin, beksan bambangan cakil (perang kembang), beksan janger mampu membuat ribuan penonton yang berjubel di kompleks taman tugu pusaka selogiri tak beranjak dari tempat duduknya.

Pangeran Sambernyawa Gandrung Pada Raden Ayu Patahati
Pangeran Sambernyawa Gandrung Pada Raden Ayu Patahati
Dan pada puncaknya, kehebatan sebuah "Drama Tari Pangeran Sambernyawa" mampu menghipnotis pengunjung. Baik penonton anak-anak, remaja ABG, maupun kalangan dewasa dan tua tampak paham dan mengerti jalan cerita kisah Pangeran Sambernyawa. Kepiawaian para alumni ASKI, STSI, dan ISI asal dari Wonogiri ini betul-betul luar biasa. Sudah selayaknya bila kedepan Wonogiri menjadi Kota Wisata Budaya.

Sekian dan terima kasih, telah berkenan membaca artikel ini....


Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Demikian informasi seputar Selogiri yang dapat kami haturkan, suka tidak suka tetap THANKYOU.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...